Pratinjau
Prediksi Charleroi vs Cercle Brugge untuk Sabtu, 7 Februari 2026, terasa seperti kisah klasik Jupiler Pro League: satu tim berusaha tetap masuk pembicaraan enam besar, sementara yang lain berjuang menjauh dari jurang degradasi. Kickoff dijadwalkan pukul 17:15 GMT (18:15 waktu setempat) di Stade du Pays de Charleroi, dan suasana cukup jelas—Charleroi ingin melanjutkan momentum, sedangkan Cercle Brugge datang dengan tekanan degradasi menempel di kursi penumpang.
Charleroi masuk ronde ini berada di peringkat ke-6 dengan 33 poin, dan Januari hampir sempurna di liga: empat kemenangan dari empat pertandingan, termasuk dua kemenangan rapi 2-0 atas Club Brugge dan Standard Liège. Satu noda kecil adalah kekalahan 0-1 di leg pertama semifinal Piala Belgia dari Union SG pada 4 Februari, yang juga memutus rangkaian delapan pertandingan tak terkalahkan di kandang. Meski begitu, performa di liga tetap kuat dan terkontrol—persis yang diinginkan sebelum laga seperti ini.
Sementara itu Cercle Brugge berada di posisi ke-15 dengan 21 poin dan terjebak di zona play-down. Beberapa pekan terakhir mereka tak konsisten, hanya dua kemenangan dalam enam laga terakhir. Yang lebih mengkhawatirkan adalah fokus defensif: saat intensitas turun, identitas pressing mereka lebih mirip saran ketimbang rencana. Di papan klasemen yang rapat di bawah, hanya saran tidak membawa poin.
Di bawah pelatih Hans Cornelis, Charleroi jadi susah ditembus. Mereka sering menata di 4-2-3-1 yang disiplin (kadang bergeser ke 3-4-2-1), dan rencananya sederhana: tetap kompak, rebut bola, lalu serang cepat dengan tujuan jelas. Saat tren kuat di liga, mereka cuma kebobolan sekitar 0,5 gol per pertandingan dan sempat mencatat empat clean sheet beruntun sebelum kegagalan di laga piala tengah pekan itu.
Sumber kreativitas utama tetap Parfait Guiagon (6 gol), dengan Patrick Pflücke yang kerap memberikan umpan terakhir dan memimpin statistik assist. Untuk absen, kiper Theo Defourny absen karena cedera bahu, dan Mohamed Koné membela negara—jadi ada sedikit reshuffle, tapi bukan perubahan sistem total.
Cercle Brugge, di tangga Onur Cinel, ingin menekan tinggi dan bermain dengan intensitas, biasanya memakai formasi 4-2-2-2 yang berupaya membuat lawan tak nyaman. Cinel terang-terangan mendorong pemainnya tampil habis-habisan selama 90 menit setelah penampilan terakhir, dan laga tandang seperti ini jadi ujian besar atas janji itu. Masalahnya, ketika pressing terlambat atau tak terkoordinasi, ruang di belakangnya bisa terasa... terlalu lapang.
Kabar tim juga penting di sini: kiper utama Warleson diskors, penyerang Krys Kouassi absen karena cedera mata, dan Oumar Diakité sedang tugas internasional. Mereka juga menambah bek Kolombia berusia 19 tahun Royer Caicedo pada Deadline Day—berbakat, tapi kalau dimainkan, lingkungan ini berat untuk debut (dengan catatan administrasi selesai). Kalau Anda suka drama di taruhan olahraga, tipe situasi ini yang bikin pelatih cepat beruban.
Sekarang ke angka-angka yang membentuk prediksi Charleroi vs Cercle Brugge dari sudut pandang taruhan. Pasaran 1X2 menetapkan odds 2.1 untuk kemenangan tuan rumah, 3.45 untuk imbang, dan 3.65 untuk kemenangan tandang. Harga itu condong ke Charleroi, dan konteks mendukungnya: bentuk lebih kuat, stabilitas defensif lebih baik, serta tren kandang yang menyulitkan Cercle dalam kunjungan terakhir.
Data AI memproyeksikan Charleroi sedikit mengontrol pertandingan, dengan penguasaan bola 56% berbanding 44% untuk Cercle Brugge. Volume tembakan juga memberi indikasi keunggulan tuan rumah: 13 tembakan total untuk Charleroi vs 9 untuk Cercle, dan tepat sasaran diperkirakan 4 berbanding 2. Bukan “dominan total,” tapi itu profil tim yang menghabiskan lebih banyak waktu di zona menyerang dan memberi lawan peluang bersih lebih sedikit.
Sepakan sudut diperkirakan 11 total (6-5), yang menunjukkan tekanan berkelanjutan ketimbang satu serangan badai di awal. Kartu diprediksi ringan: 1 kuning untuk Charleroi dan 2 untuk Cercle Brugge—sering jadi tanda laga di mana satu pihak terus mengejar dan datang sedikit terlambat. Perlu dicatat juga: nilai skuad hampir identik (€36.10m vs €35.90m), jadi ini bukan soal “klub besar vs klub kecil”. Lebih soal struktur, kepercayaan diri, dan keadaan pertandingan.
Kalau mau jalan aman, 1X pada 1.32 cocok dengan cerita: Charleroi lebih stabil, Cercle Brugge tertekan, dan head-to-head di Charleroi belakangan memihak tuan rumah. Kalau bermain lebih agresif, kemenangan tuan rumah di 2.1 adalah bacaan langsung—terutama dengan kiper Cercle diskors dan kemampuan Charleroi mengatur tempo saat memimpin.
Gagasan Under 3.5 gol (1.35) masuk akal untuk laga di mana organisasi defensif Charleroi menahan kekacauan, dan Cercle mungkin kesulitan menuntaskan peluang. Keyakinan lebih rendah di sini (4.8/10), jadi ini lebih sebagai pilihan pendukung daripada andalan utama.
Prediksi Charleroi vs Cercle Brugge berujung pada satu hal: Charleroi terlihat seperti tim yang punya rencana jelas dan kebiasaan bagus, sedangkan Cercle Brugge masih mencari intensitas penuh selama 90 menit seperti yang terus diminta pelatihnya. Jika Cercle bisa menekan dengan baik, mereka bisa merepotkan di awal—makanya ide 0:0 di babak pertama—tetapi sepanjang 90 menit, angka dan konteks lebih mengarah ke kemenangan tipis untuk Charleroi.
Prediksi Charleroi vs Cercle Brugge untuk Sabtu, 7 Februari 2026, terasa seperti kisah klasik Jupiler Pro League: satu tim berusaha tetap masuk pembicaraan enam besar, sementara yang lain berjuang menjauh dari jurang degradasi. Kickoff dijadwalkan pukul 17:15 GMT (18:15 waktu setempat) di Stade du Pays de Charleroi, dan suasana cukup jelas—Charleroi ingin melanjutkan momentum, sedangkan Cercle Brugge datang dengan tekanan degradasi menempel di kursi penumpang.
Charleroi masuk ronde ini berada di peringkat ke-6 dengan 33 poin, dan Januari hampir sempurna di liga: empat kemenangan dari empat pertandingan, termasuk dua kemenangan rapi 2-0 atas Club Brugge dan Standard Liège. Satu noda kecil adalah kekalahan 0-1 di leg pertama semifinal Piala Belgia dari Union SG pada 4 Februari, yang juga memutus rangkaian delapan pertandingan tak terkalahkan di kandang. Meski begitu, performa di liga tetap kuat dan terkontrol—persis yang diinginkan sebelum laga seperti ini.
Sementara itu Cercle Brugge berada di posisi ke-15 dengan 21 poin dan terjebak di zona play-down. Beberapa pekan terakhir mereka tak konsisten, hanya dua kemenangan dalam enam laga terakhir. Yang lebih mengkhawatirkan adalah fokus defensif: saat intensitas turun, identitas pressing mereka lebih mirip saran ketimbang rencana. Di papan klasemen yang rapat di bawah, hanya saran tidak membawa poin.
Di bawah pelatih Hans Cornelis, Charleroi jadi susah ditembus. Mereka sering menata di 4-2-3-1 yang disiplin (kadang bergeser ke 3-4-2-1), dan rencananya sederhana: tetap kompak, rebut bola, lalu serang cepat dengan tujuan jelas. Saat tren kuat di liga, mereka cuma kebobolan sekitar 0,5 gol per pertandingan dan sempat mencatat empat clean sheet beruntun sebelum kegagalan di laga piala tengah pekan itu.
Sumber kreativitas utama tetap Parfait Guiagon (6 gol), dengan Patrick Pflücke yang kerap memberikan umpan terakhir dan memimpin statistik assist. Untuk absen, kiper Theo Defourny absen karena cedera bahu, dan Mohamed Koné membela negara—jadi ada sedikit reshuffle, tapi bukan perubahan sistem total.
Cercle Brugge, di tangga Onur Cinel, ingin menekan tinggi dan bermain dengan intensitas, biasanya memakai formasi 4-2-2-2 yang berupaya membuat lawan tak nyaman. Cinel terang-terangan mendorong pemainnya tampil habis-habisan selama 90 menit setelah penampilan terakhir, dan laga tandang seperti ini jadi ujian besar atas janji itu. Masalahnya, ketika pressing terlambat atau tak terkoordinasi, ruang di belakangnya bisa terasa... terlalu lapang.
Kabar tim juga penting di sini: kiper utama Warleson diskors, penyerang Krys Kouassi absen karena cedera mata, dan Oumar Diakité sedang tugas internasional. Mereka juga menambah bek Kolombia berusia 19 tahun Royer Caicedo pada Deadline Day—berbakat, tapi kalau dimainkan, lingkungan ini berat untuk debut (dengan catatan administrasi selesai). Kalau Anda suka drama di taruhan olahraga, tipe situasi ini yang bikin pelatih cepat beruban.
Sekarang ke angka-angka yang membentuk prediksi Charleroi vs Cercle Brugge dari sudut pandang taruhan. Pasaran 1X2 menetapkan odds 2.1 untuk kemenangan tuan rumah, 3.45 untuk imbang, dan 3.65 untuk kemenangan tandang. Harga itu condong ke Charleroi, dan konteks mendukungnya: bentuk lebih kuat, stabilitas defensif lebih baik, serta tren kandang yang menyulitkan Cercle dalam kunjungan terakhir.
Data AI memproyeksikan Charleroi sedikit mengontrol pertandingan, dengan penguasaan bola 56% berbanding 44% untuk Cercle Brugge. Volume tembakan juga memberi indikasi keunggulan tuan rumah: 13 tembakan total untuk Charleroi vs 9 untuk Cercle, dan tepat sasaran diperkirakan 4 berbanding 2. Bukan “dominan total,” tapi itu profil tim yang menghabiskan lebih banyak waktu di zona menyerang dan memberi lawan peluang bersih lebih sedikit.
Sepakan sudut diperkirakan 11 total (6-5), yang menunjukkan tekanan berkelanjutan ketimbang satu serangan badai di awal. Kartu diprediksi ringan: 1 kuning untuk Charleroi dan 2 untuk Cercle Brugge—sering jadi tanda laga di mana satu pihak terus mengejar dan datang sedikit terlambat. Perlu dicatat juga: nilai skuad hampir identik (€36.10m vs €35.90m), jadi ini bukan soal “klub besar vs klub kecil”. Lebih soal struktur, kepercayaan diri, dan keadaan pertandingan.
Kalau mau jalan aman, 1X pada 1.32 cocok dengan cerita: Charleroi lebih stabil, Cercle Brugge tertekan, dan head-to-head di Charleroi belakangan memihak tuan rumah. Kalau bermain lebih agresif, kemenangan tuan rumah di 2.1 adalah bacaan langsung—terutama dengan kiper Cercle diskors dan kemampuan Charleroi mengatur tempo saat memimpin.
Gagasan Under 3.5 gol (1.35) masuk akal untuk laga di mana organisasi defensif Charleroi menahan kekacauan, dan Cercle mungkin kesulitan menuntaskan peluang. Keyakinan lebih rendah di sini (4.8/10), jadi ini lebih sebagai pilihan pendukung daripada andalan utama.
Prediksi Charleroi vs Cercle Brugge berujung pada satu hal: Charleroi terlihat seperti tim yang punya rencana jelas dan kebiasaan bagus, sedangkan Cercle Brugge masih mencari intensitas penuh selama 90 menit seperti yang terus diminta pelatihnya. Jika Cercle bisa menekan dengan baik, mereka bisa merepotkan di awal—makanya ide 0:0 di babak pertama—tetapi sepanjang 90 menit, angka dan konteks lebih mengarah ke kemenangan tipis untuk Charleroi.
Baca Selengkapnya
Tutup
1X -313
Charleroi untuk menang atau seri dengan odds -3131 118
Charleroi diprediksi menang dengan odds 118Under 3.5 -286
Tidak lebih dari 3 gol tercipta di pertandinganTidak 107
Minimal satu tim tidak cetak gol1X&U4.5 -185
Tuan rumah menang/seri & under 4.5 gol
2:0
|
13
-
3
-
8
|
|
Cercle B |
14-Sep-25
2:3
| Charleroi ![]() |
Charleroi |
25-Jan-25
1:1
| Cercle B ![]() |
Cercle B |
03-Nov-24
2:0
| Charleroi ![]() |
Charleroi |
09-Mar-24
0:0
| Cercle B ![]() |
Cercle B |
05-Aug-23
2:0
| Charleroi ![]() |
Charleroi |
15-Jan-23
2:1
| Cercle B ![]() |
Cercle B |
21-Oct-22
4:1
| Charleroi ![]() |
Charleroi |
19-Mar-22
5:0
| Cercle B ![]() |
Cercle B |
20-Nov-21
1:2
| Charleroi ![]() |
Cercle B |
15-Dec-20
3:4
| Charleroi ![]() |
| 07 Mar | D |
Dender
| 2 |
Charleroi
| 2 |
| 01 Mar | L |
Charleroi
| 1 |
Club B
| 2 |
| 22 Feb | L |
Westerlo
| 2 |
Charleroi
| 1 |
| 14 Feb | L |
Charleroi
| 2 |
Gent
| 3 |
| 11 Feb | L |
Union S
| 4 |
Charleroi
| 1 |
| 07 Feb | L |
Charleroi
| 3 |
Cercle B
| 4 |
| 04 Feb | D |
Charleroi
| 0 |
Union S
| 0 |
| 31 Jan | W |
St. Truiden
| 0 |
Charleroi
| 2 |
| 25 Jan | W |
Antwerp
| 0 |
Charleroi
| 2 |
| 18 Jan | W |
Charleroi
| 2 |
St. Liege
| 0 |
| 08 Mar | L | St. Truiden |
2 | Cercle B |
1 |
| 01 Mar | D | Cercle B |
0 | Dender |
0 |
| 20 Feb | W | Gent |
0 | Cercle B |
1 |
| 15 Feb | L | Cercle B |
1 | Club B |
2 |
| 07 Feb | W | Charleroi |
3 | Cercle B |
4 |
| 31 Jan | L | Cercle B |
0 | Antwerp |
4 |
| 25 Jan | D | Genk |
1 | Cercle B |
1 |
| 17 Jan | W | Westerlo |
0 | Cercle B |
2 |
| 26 Dec | D | Cercle B |
1 | Union S |
1 |
| 21 Dec | W | Leuven |
0 | Cercle B |
2 |
Belgium - Jupiler Pro League| Tim | Pertandingan | Gol | Poin | |
|---|---|---|---|---|
| 1 |
Union St. | 28 | 45-16 | 60 |
| 2 |
Club Brugge KV | 28 | 53-34 | 57 |
| 3 |
St. Truiden | 28 | 46-31 | 57 |
| 4 |
Anderlecht | 28 | 41-35 | 44 |
| 5 |
KV Mechelen | 28 | 37-33 | 42 |
| 6 |
Gent | 28 | 44-42 | 39 |
| 7 |
Standard Liege | 28 | 26-34 | 38 |
| 8 |
Genk | 28 | 40-42 | 38 |
| 9 |
KVC Westerlo | 28 | 35-38 | 38 |
| 10 |
Antwerp | 28 | 30-30 | 34 |
| 11 |
Charleroi | 28 | 38-39 | 34 |
| 12 |
Zulte Waregem | 28 | 37-45 | 29 |
| 13 |
OH Leuven | 28 | 29-43 | 28 |
| 14 |
Cercle Brugge | 28 | 35-42 | 28 |
| 15 |
RAAL La | 28 | 22-31 | 27 |
| 16 |
Dender | 28 | 23-46 | 19 |