Pratinjau
Prediksi kami untuk Derby vs Blackburn fokus pada laga Matchday ke-35 Championship yang datang di momen panas musim: Sabtu, 28 Februari 2026, pukul 12:30 GMT di Pride Park. Derby sedang berusaha menjaga percakapan play-off tetap hidup, sementara Blackburn terus melirik ke garis degradasi. Tambah satu cerita lagi: manajer Derby John Eustace akan menghadapi klub yang ia tinggalkan sedikit lebih dari setahun lalu — jabat tangan mungkin sopan, tapi tekelnya tidak akan ramah.
Performa Derby belakangan seperti yo-yo (K-K-M-K-M), dan kekalahan 4-2 di tengah pekan kontra Hull pasti membuat suporter hitam-putih kesal. Eustace bilang skuad “marah” dan standar latihan meningkat—sering jadi tanda bagus untuk awal cepat di kandang. Pride Park juga cukup konsisten untuk gol: Derby sudah mencetak gol di 14 laga kandang liga terakhir mereka, meski jumlah kemenangan dalam rentetan itu belum besar.
Di lapangan, Eustace biasanya mau intensitas: tekan tinggi, cepatkan permainan ke sayap, dan kirim umpan ke yang berlari ke kotak. Rencana itu cocok dengan ketersediaan Carlton Morris, yang kembali dari masalah pergelangan dan kemungkinan memimpin lini depan. Dengan Patrick Agyemang dan Bobby Clark dalam bentuk oke, Derby harusnya punya daya dorong untuk menimbulkan masalah, walau mereka masih menambal sektor bertahan.
Blackburn di bawah Michael O’Neill lebih pragmatis: formasi padat, menjaga kotak masing-masing seolah itu kotak kue terakhir, dan cepat melakukan serangan balik. Yuki Ohashi tampak jadi ancaman paling jelas saat transisi. O’Neill sering bicara soal “karakter” di krusial akhir musim, dan itu bakal diuji dengan jadwal padat dan daftar cedera yang bertambah.
Sejarah juga menambah bumbu. Pertemuan terakhir yang tercatat di sini (2025-03-08) berakhir 2-1 untuk Derby, dan cerita yang lebih luas bilang Derby sedang mengejar double liga atas Blackburn untuk pertama kali sejak 2014-15 (mereka sudah menang 2-1 pada pertemuan tandang). Blackburn sendiri sudah menunjukkan bisa bertarung sebagai underdog—seperti hasil 1-1 lawan Leeds saat mereka diberi harga sekitar 8.35. Derby juga punya momen “gimana bisa begitu?” dengan hasil 2-2 di Ipswich dengan odds besar.
Pasaran memasang Derby sebagai favorit tipis: Menang kandang 2.2, Seri 3.3, Menang tandang 3.5. Ini selaras dengan tekanan di tabel dan situasi cedera, terutama lubang-lubang yang dimiliki Blackburn.
Ini sudut “jangan terlalu dipikirkan”. Runtutan gol Derby di kandang dan cedera Blackburn membuat sulit benar-benar mempercayai kemenangan tandang, meski Rovers akan terorganisir.
Model kami melihat Derby lebih menguasai pertandingan daripada menang telak. Pola yang diproyeksikan mendukung itu: penguasaan bola 53% untuk Derby dan 47% untuk Blackburn, tembakan 13-8, on-target 4-2, dan sepak pojok imbang 4-4. Itu mengindikasikan kontrol tanpa kekacauan—kabar baik buat yang back under, dan juga untuk siapa pun yang menunggu Blackburn menutup ruang beberapa saat.
Jika disatukan, Derby vs Blackburn prediksinya begini: Derby mulai cepat, memanfaatkan suasana kandang setelah kekalahan dari Hull, sementara ancaman serangan balik Blackburn membuat skor tetap wajar—sampai akhirnya tidak lagi. Untuk petaruh, 1X adalah jangkar yang logis, sementara kemenangan Derby di 2.2 adalah pilihan sedikit lebih berani kalau suka prediksi taruhan dengan rasa lebih tajam.
Prediksi kami untuk Derby vs Blackburn fokus pada laga Matchday ke-35 Championship yang datang di momen panas musim: Sabtu, 28 Februari 2026, pukul 12:30 GMT di Pride Park. Derby sedang berusaha menjaga percakapan play-off tetap hidup, sementara Blackburn terus melirik ke garis degradasi. Tambah satu cerita lagi: manajer Derby John Eustace akan menghadapi klub yang ia tinggalkan sedikit lebih dari setahun lalu — jabat tangan mungkin sopan, tapi tekelnya tidak akan ramah.
Performa Derby belakangan seperti yo-yo (K-K-M-K-M), dan kekalahan 4-2 di tengah pekan kontra Hull pasti membuat suporter hitam-putih kesal. Eustace bilang skuad “marah” dan standar latihan meningkat—sering jadi tanda bagus untuk awal cepat di kandang. Pride Park juga cukup konsisten untuk gol: Derby sudah mencetak gol di 14 laga kandang liga terakhir mereka, meski jumlah kemenangan dalam rentetan itu belum besar.
Di lapangan, Eustace biasanya mau intensitas: tekan tinggi, cepatkan permainan ke sayap, dan kirim umpan ke yang berlari ke kotak. Rencana itu cocok dengan ketersediaan Carlton Morris, yang kembali dari masalah pergelangan dan kemungkinan memimpin lini depan. Dengan Patrick Agyemang dan Bobby Clark dalam bentuk oke, Derby harusnya punya daya dorong untuk menimbulkan masalah, walau mereka masih menambal sektor bertahan.
Blackburn di bawah Michael O’Neill lebih pragmatis: formasi padat, menjaga kotak masing-masing seolah itu kotak kue terakhir, dan cepat melakukan serangan balik. Yuki Ohashi tampak jadi ancaman paling jelas saat transisi. O’Neill sering bicara soal “karakter” di krusial akhir musim, dan itu bakal diuji dengan jadwal padat dan daftar cedera yang bertambah.
Sejarah juga menambah bumbu. Pertemuan terakhir yang tercatat di sini (2025-03-08) berakhir 2-1 untuk Derby, dan cerita yang lebih luas bilang Derby sedang mengejar double liga atas Blackburn untuk pertama kali sejak 2014-15 (mereka sudah menang 2-1 pada pertemuan tandang). Blackburn sendiri sudah menunjukkan bisa bertarung sebagai underdog—seperti hasil 1-1 lawan Leeds saat mereka diberi harga sekitar 8.35. Derby juga punya momen “gimana bisa begitu?” dengan hasil 2-2 di Ipswich dengan odds besar.
Pasaran memasang Derby sebagai favorit tipis: Menang kandang 2.2, Seri 3.3, Menang tandang 3.5. Ini selaras dengan tekanan di tabel dan situasi cedera, terutama lubang-lubang yang dimiliki Blackburn.
Ini sudut “jangan terlalu dipikirkan”. Runtutan gol Derby di kandang dan cedera Blackburn membuat sulit benar-benar mempercayai kemenangan tandang, meski Rovers akan terorganisir.
Model kami melihat Derby lebih menguasai pertandingan daripada menang telak. Pola yang diproyeksikan mendukung itu: penguasaan bola 53% untuk Derby dan 47% untuk Blackburn, tembakan 13-8, on-target 4-2, dan sepak pojok imbang 4-4. Itu mengindikasikan kontrol tanpa kekacauan—kabar baik buat yang back under, dan juga untuk siapa pun yang menunggu Blackburn menutup ruang beberapa saat.
Jika disatukan, Derby vs Blackburn prediksinya begini: Derby mulai cepat, memanfaatkan suasana kandang setelah kekalahan dari Hull, sementara ancaman serangan balik Blackburn membuat skor tetap wajar—sampai akhirnya tidak lagi. Untuk petaruh, 1X adalah jangkar yang logis, sementara kemenangan Derby di 2.2 adalah pilihan sedikit lebih berani kalau suka prediksi taruhan dengan rasa lebih tajam.
Baca Selengkapnya
Tutup
1X -313
Derby untuk menang atau seri dengan odds -3131 115
Derby diprediksi menang dengan odds 115Under 3.5 -357
Tidak lebih dari 3 gol tercipta di pertandinganTidak -114
Minimal satu tim tidak cetak gol1X&U4.5 -200
Tuan rumah menang/seri & under 4.5 gol
1:0
2:0
|
6
-
5
-
11
|
|
Blackburn |
08-Nov-25
1:2
| Derby ![]() |
Derby |
08-Mar-25
2:1
| Blackburn ![]() |
Blackburn |
09-Aug-24
4:2
| Derby ![]() |
Blackburn |
15-Mar-22
3:1
| Derby ![]() |
Derby |
30-Oct-21
1:2
| Blackburn ![]() |
Blackburn |
16-Apr-21
2:1
| Derby ![]() |
Derby |
26-Sep-20
0:4
| Blackburn ![]() |
Derby |
08-Mar-20
3:0
| Blackburn ![]() |
Blackburn |
07-Dec-19
1:0
| Derby ![]() |
Blackburn |
09-Apr-19
2:0
| Derby ![]() |
| 28 Feb | W |
Derby
| 3 |
Blackburn
| 1 |
| 24 Feb | L |
Hull
| 4 |
Derby
| 2 |
| 21 Feb | L |
Watford
| 2 |
Derby
| 0 |
| 14 Feb | W |
Derby
| 2 |
Swansea
| 0 |
| 07 Feb | L |
Derby
| 1 |
Ipswich
| 2 |
| 30 Jan | W |
Bristol City
| 0 |
Derby
| 5 |
| 23 Jan | D |
Derby
| 1 |
West Brom
| 1 |
| 20 Jan | W |
Charlton
| 1 |
Derby
| 2 |
| 17 Jan | W |
Preston
| 0 |
Derby
| 1 |
| 11 Jan | L |
Derby
| 1 |
Leeds
| 3 |
| 28 Feb | L | Derby |
3 | Blackburn |
1 |
| 24 Feb | L | Blackburn |
1 | Bristol City |
2 |
| 20 Feb | W | Blackburn |
1 | Preston |
0 |
| 14 Feb | W | QPR |
1 | Blackburn |
3 |
| 07 Feb | L | Norwich |
2 | Blackburn |
0 |
| 31 Jan | L | Blackburn |
0 | Hull |
1 |
| 24 Jan | D | Blackburn |
1 | Watford |
1 |
| 20 Jan | L | Swansea |
3 | Blackburn |
1 |
| 17 Jan | L | Ipswich |
3 | Blackburn |
0 |
| 11 Jan | D | Hull |
0 | Blackburn |
0 |
England - Championship| Tim | Pertandingan | Gol | Poin | |
|---|---|---|---|---|
| 1 |
Coventry | 34 | 70-37 | 68 |
| 2 |
Middlesbrough | 34 | 51-34 | 63 |
| 3 |
Hull City | 34 | 56-48 | 60 |
| 4 |
Millwall | 34 | 45-40 | 59 |
| 5 |
Ipswich | 32 | 56-34 | 57 |
| 6 |
Wrexham | 34 | 53-45 | 54 |
| 7 |
Derby | 35 | 52-46 | 51 |
| 8 |
Watford | 35 | 45-41 | 51 |
| 9 |
Southampton | 34 | 54-45 | 50 |
| 10 |
Bristol City | 35 | 48-44 | 50 |
| 11 |
Preston | 34 | 41-38 | 49 |
| 12 |
Birmingham | 34 | 45-43 | 49 |
| 13 |
Stoke City | 34 | 38-32 | 47 |
| 14 |
QPR | 34 | 46-52 | 47 |
| 15 |
Swansea | 34 | 40-40 | 46 |
| 16 |
Norwich | 35 | 47-44 | 45 |
| 17 |
Sheffield Utd | 34 | 48-48 | 45 |
| 18 |
Charlton | 34 | 33-43 | 41 |
| 19 |
Portsmouth | 34 | 34-44 | 39 |
| 20 |
Blackburn | 35 | 33-46 | 38 |
| 21 |
West Brom | 34 | 33-50 | 35 |
| 22 |
Leicester | 35 | 47-56 | 34 |
| 23 |
Oxford United | 34 | 29-46 | 29 |
| 24 |
Sheffield | 34 | 20-68 | -7 |