Pratinjau
Derby Hudson River selalu jadi pertandingan yang wajib diingat, dan prediksi New York Red Bulls vs New York City FC tahun ini bikin fans, bettor, dan penggila statistik heboh. Dengan kedua tim yang sama-sama lapar poin jelang akhir musim Major League Soccer, tensi pertandingan pada 28 September 2025 ini sangat tinggi. Yuk, kita kupas mulai dari tim, taktik, sampai angka-angka yang mungkin menentukan hasil saat rival sekota New York ini bertemu lagi.
Red Bulls, yang sekarang duduk di posisi 17 dengan 40 poin, menjalani musim yang naik turun. Bentuk permainan mereka belakangan ini campur aduk: kemenangan kuat 2-0 lawan CF Montréal di laga tandang jadi penyemangat, tapi sebelumnya mereka sempat alami dua kekalahan dan satu hasil imbang. Satu hal yang jadi kekuatan mereka adalah catatan kandang—10 kemenangan, 3 imbang, dan cuma 2 kali kalah di Red Bull Arena. Itu jadi benteng yang bikin tim lain iri.
Sementara itu, NYCFC berada di posisi lebih tinggi, peringkat 8 dengan 50 poin. Mereka sudah memastikan tiket playoff, berkat 16 kemenangan dan tingkat kemenangan 53%. Performa kandang mereka luar biasa (11 kemenangan dari 15 laga), tapi di laga tandang hasilnya lebih biasa saja: 5 menang, 5 imbang, 5 kalah. Meski begitu, mereka baru saja meraih hasil imbang 2-2 yang penuh perjuangan di kandang Inter Miami—hasil yang cukup mengejutkan dan memberi harapan soal ketangguhan tandang mereka.
Cedera jadi masalah untuk kedua tim. Red Bulls kehilangan pemain kunci seperti Lewis Morgan yang terus-terusan bermasalah dengan cedera paha. Cameron Harper kemungkinan sudah selesai musim ini setelah operasi MCL, dan daftar cedera mereka cukup panjang: Wiktor Bogacz, S. Ngoma, Kyle Duncan, Marcelo Morales, J. McCarthy, serta A. Marcucci yang absen lama. NYCFC juga tidak jauh beda, dengan Keaton Parks, Malachi Jones, dan Nico Cavallo yang absen karena cedera kaki. Thiago Martins dan Hannes Wolf juga sempat masuk ruang perawatan, membuat rotasi pemain jadi hal wajib secara taktis.
Di bawah arahan Sandro Schwarz, Red Bulls fokus pada pertahanan yang kokoh dan serangan balik cepat. Schwarz tak segan mengubah formasi, bahkan pernah memakai tiga bek tengah saat playoff tahun lalu. Di luar lapangan, juga ada perubahan: Vedad Ibisevic sudah pergi, Ibrahim Sekagya naik jabatan, dan Michael Bradley kini jadi pelatih kepala—ya, Michael Bradley yang membawa pengalaman dari tim nasional AS ke kota New York.
Sementara itu, NYCFC tetap mengandalkan gaya permainan penguasaan bola, tapi cedera memaksa mereka berimprovisasi, terutama di lini tengah. Nilai skuad mereka sekitar €42,47 juta, sedikit lebih tinggi dari Red Bulls yang €37,40 juta, dan kedalaman skuad ini bisa jadi kunci di derby yang setiap detailnya sangat berarti.
Sekarang kita masuk ke angka-angka. Odds terkini untuk prediksi New York Red Bulls vs New York City FC menunjukkan kemenangan kandang di 2.3, imbang 3.64, dan kemenangan tandang 2.88. AI kami, yang tak takut ambil risiko terukur, merekomendasikan total gol di bawah 3.5 sebagai tip terbaik—dengan odds 1.44 dan tingkat kepercayaan 4.6/10. Memang bukan prediksi paling yakin, tapi justru itulah yang bikin derby makin seru.
Melihat statistik, pertandingan diprediksi berlangsung ketat. Red Bulls diperkirakan sedikit lebih unggul penguasaan bola (53% berbanding 47% milik NYCFC), dengan 12 tembakan berbanding 10 dari NYCFC. Kedua tim diprediksi sama-sama membidik sasaran empat kali dan menghasilkan total tujuh tendangan sudut. Kartu kuning pun diperkirakan seimbang, dua untuk masing-masing tim. Skor akhir yang paling mungkin? AI kami condong ke 2-1 untuk kemenangan Red Bulls, dengan keunggulan 1-0 di babak pertama.
Pertemuan terakhir kedua tim cukup sulit ditebak. Saat terakhir kali bertemu, NYCFC menang telak 5-1, tapi hasil itu terbilang anomali. Dengan kedua tim kehilangan pemain kunci dan pelatih yang dikenal sering memberikan kejutan taktik, derby ini bisa ditentukan oleh momen kecil—atau kesalahan fatal.
Jadi, untuk prediksi New York Red Bulls vs New York City FC: bersiaplah untuk derby yang keras dan ketat, kemungkinan di bawah 3.5 gol, dengan sedikit keunggulan buat Red Bulls yang ingin balas dendam atas kekalahan telak tahun lalu. Tapi ingat, jangan pasang taruhan besar—ini MLS, di mana apa saja bisa terjadi!
Derby Hudson River selalu jadi pertandingan yang wajib diingat, dan prediksi New York Red Bulls vs New York City FC tahun ini bikin fans, bettor, dan penggila statistik heboh. Dengan kedua tim yang sama-sama lapar poin jelang akhir musim Major League Soccer, tensi pertandingan pada 28 September 2025 ini sangat tinggi. Yuk, kita kupas mulai dari tim, taktik, sampai angka-angka yang mungkin menentukan hasil saat rival sekota New York ini bertemu lagi.
Red Bulls, yang sekarang duduk di posisi 17 dengan 40 poin, menjalani musim yang naik turun. Bentuk permainan mereka belakangan ini campur aduk: kemenangan kuat 2-0 lawan CF Montréal di laga tandang jadi penyemangat, tapi sebelumnya mereka sempat alami dua kekalahan dan satu hasil imbang. Satu hal yang jadi kekuatan mereka adalah catatan kandang—10 kemenangan, 3 imbang, dan cuma 2 kali kalah di Red Bull Arena. Itu jadi benteng yang bikin tim lain iri.
Sementara itu, NYCFC berada di posisi lebih tinggi, peringkat 8 dengan 50 poin. Mereka sudah memastikan tiket playoff, berkat 16 kemenangan dan tingkat kemenangan 53%. Performa kandang mereka luar biasa (11 kemenangan dari 15 laga), tapi di laga tandang hasilnya lebih biasa saja: 5 menang, 5 imbang, 5 kalah. Meski begitu, mereka baru saja meraih hasil imbang 2-2 yang penuh perjuangan di kandang Inter Miami—hasil yang cukup mengejutkan dan memberi harapan soal ketangguhan tandang mereka.
Cedera jadi masalah untuk kedua tim. Red Bulls kehilangan pemain kunci seperti Lewis Morgan yang terus-terusan bermasalah dengan cedera paha. Cameron Harper kemungkinan sudah selesai musim ini setelah operasi MCL, dan daftar cedera mereka cukup panjang: Wiktor Bogacz, S. Ngoma, Kyle Duncan, Marcelo Morales, J. McCarthy, serta A. Marcucci yang absen lama. NYCFC juga tidak jauh beda, dengan Keaton Parks, Malachi Jones, dan Nico Cavallo yang absen karena cedera kaki. Thiago Martins dan Hannes Wolf juga sempat masuk ruang perawatan, membuat rotasi pemain jadi hal wajib secara taktis.
Di bawah arahan Sandro Schwarz, Red Bulls fokus pada pertahanan yang kokoh dan serangan balik cepat. Schwarz tak segan mengubah formasi, bahkan pernah memakai tiga bek tengah saat playoff tahun lalu. Di luar lapangan, juga ada perubahan: Vedad Ibisevic sudah pergi, Ibrahim Sekagya naik jabatan, dan Michael Bradley kini jadi pelatih kepala—ya, Michael Bradley yang membawa pengalaman dari tim nasional AS ke kota New York.
Sementara itu, NYCFC tetap mengandalkan gaya permainan penguasaan bola, tapi cedera memaksa mereka berimprovisasi, terutama di lini tengah. Nilai skuad mereka sekitar €42,47 juta, sedikit lebih tinggi dari Red Bulls yang €37,40 juta, dan kedalaman skuad ini bisa jadi kunci di derby yang setiap detailnya sangat berarti.
Sekarang kita masuk ke angka-angka. Odds terkini untuk prediksi New York Red Bulls vs New York City FC menunjukkan kemenangan kandang di 2.3, imbang 3.64, dan kemenangan tandang 2.88. AI kami, yang tak takut ambil risiko terukur, merekomendasikan total gol di bawah 3.5 sebagai tip terbaik—dengan odds 1.44 dan tingkat kepercayaan 4.6/10. Memang bukan prediksi paling yakin, tapi justru itulah yang bikin derby makin seru.
Melihat statistik, pertandingan diprediksi berlangsung ketat. Red Bulls diperkirakan sedikit lebih unggul penguasaan bola (53% berbanding 47% milik NYCFC), dengan 12 tembakan berbanding 10 dari NYCFC. Kedua tim diprediksi sama-sama membidik sasaran empat kali dan menghasilkan total tujuh tendangan sudut. Kartu kuning pun diperkirakan seimbang, dua untuk masing-masing tim. Skor akhir yang paling mungkin? AI kami condong ke 2-1 untuk kemenangan Red Bulls, dengan keunggulan 1-0 di babak pertama.
Pertemuan terakhir kedua tim cukup sulit ditebak. Saat terakhir kali bertemu, NYCFC menang telak 5-1, tapi hasil itu terbilang anomali. Dengan kedua tim kehilangan pemain kunci dan pelatih yang dikenal sering memberikan kejutan taktik, derby ini bisa ditentukan oleh momen kecil—atau kesalahan fatal.
Jadi, untuk prediksi New York Red Bulls vs New York City FC: bersiaplah untuk derby yang keras dan ketat, kemungkinan di bawah 3.5 gol, dengan sedikit keunggulan buat Red Bulls yang ingin balas dendam atas kekalahan telak tahun lalu. Tapi ingat, jangan pasang taruhan besar—ini MLS, di mana apa saja bisa terjadi!
Baca Selengkapnya
Tutup
U3.5 -250
Tidak lebih dari 3 gol akan tercipta di pertandingan ini dengan odds -2501 148
New Y diprediksi menang dengan odds 148Under 3.5 -250
Tidak lebih dari 3 gol tercipta di pertandinganYa -167
Kedua tim diprediksi cetak gol1X&U4.5 -143
Tuan rumah menang/seri & under 4.5 gol
2:1
|
16
-
4
-
11
|
|
New Y |
17-May-25
2:0
| New Y ![]() |
New Y |
23-Nov-24
0:2
| New Y ![]() |
New Y |
29-Sep-24
1:5
| New Y ![]() |
New Y |
19-May-24
2:1
| New Y ![]() |
New Y |
16-Sep-23
0:0
| New Y ![]() |
New Y |
04-Aug-23
1:0
| New Y ![]() |
New Y |
14-May-23
1:0
| New Y ![]() |
New Y |
17-Sep-22
2:0
| New Y ![]() |
New Y |
17-Jul-22
0:1
| New Y ![]() |
New Y |
23-Jun-22
3:0
| New Y ![]() |
USA - Major League Soccer| Tim | Pertandingan | Gol | Poin | |
|---|---|---|---|---|
| 1 |
Philadelphia | 34 | 57-35 | 66 |
| 2 |
FC Cincinnati | 34 | 52-40 | 65 |
| 3 |
Inter Miami | 34 | 81-55 | 65 |
| 4 |
Charlotte | 34 | 55-46 | 59 |
| 5 |
New York City | 34 | 50-44 | 56 |
| 6 |
Nashville SC | 34 | 58-45 | 54 |
| 7 |
Columbus Crew | 34 | 55-51 | 54 |
| 8 |
Chicago Fire | 34 | 68-60 | 53 |
| 9 |
Orlando City | 34 | 63-51 | 53 |
| 10 |
New York Red | 34 | 48-47 | 43 |
| 11 |
New England | 34 | 44-51 | 36 |
| 12 |
Toronto FC | 34 | 37-44 | 32 |
| 13 |
CF Montreal | 34 | 34-60 | 28 |
| 14 |
Atlanta United | 34 | 38-63 | 28 |
| 15 |
DC United | 34 | 30-66 | 26 |