Lewati ke konten

Istilah taruhan bola: arti setiap tips

Arti kode taruhan seperti 1X, H1, GG, over 2.5, atau handicap Asia −1.5, dijelaskan dengan bahasa sederhana dan contoh skor. Pilih skor akhir untuk melihat taruhan mana yang menang.

Skor akhir

Tuan rumah 2
Tamu 1

Hasil pertandingan (1X2)

Tips yang tembus di bagian ini: 1 dari 5

Siapa yang menang setelah 90 menit, termasuk tambahan waktu. Babak tambahan dan adu penalti tidak dihitung.

1X2

Pada skor 2–1, hasilnya 1.

Tim tuan rumah mengakhiri laga dengan gol lebih banyak daripada tim tamu.

Pasaran 1X2 juga disebut hasil pertandingan, hasil akhir (full time result), atau three-way.

Contoh 2–1: Tembus 1–0: Tembus 1–1: Meleset 0–2: Meleset

Laga berakhir imbang, berapa pun skornya.

Contoh 0–0: Tembus 1–1: Tembus 2–2: Tembus 2–1: Meleset

Tim tamu mengakhiri laga dengan gol lebih banyak.

Contoh 0–1: Tembus 1–3: Tembus 1–1: Meleset 2–0: Meleset

Tim tuan rumah menang dengan selisih minimal dua gol. Menang selisih satu gol tidak cukup.

Disebut juga handicap 1 (0:1), salah satu handicap Eropa. Hasilnya sama seperti AH1 −1.5.

Contoh 2–0: Tembus 3–1: Tembus 2–1: Meleset 1–1: Meleset

Tim tamu menang dengan selisih minimal dua gol.

Disebut juga handicap 2 (1:0), salah satu handicap Eropa. Hasilnya sama seperti AH2 −1.5.

Contoh 0–2: Tembus 1–3: Tembus 1–2: Meleset 0–0: Meleset

Peluang ganda (1X, X2, 12)

Tips yang tembus di bagian ini: 2 dari 3

Anda memilih dua dari tiga hasil. Peluang tembusnya lebih besar, jadi odds-nya lebih rendah.

1X2
1X
X2

1X mencakup tuan rumah menang atau seri, X2 mencakup seri atau tim tamu menang.

Anda hanya kalah jika tim tamu menang.

Pasaran ini juga dikenal dengan nama Inggrisnya, double chance (DC).

Contoh 1–0: Tembus 1–1: Tembus 0–1: Meleset

Anda hanya kalah jika tim tuan rumah menang.

Contoh 0–1: Tembus 2–2: Tembus 1–0: Meleset

Anda menang jika salah satu tim menang dan hanya kalah jika seri. Ini pilihan ketiga dalam peluang ganda, selain 1X dan X2.

Contoh 2–1: Tembus 0–1: Tembus 1–1: Meleset

Handicap dan draw no bet

Tips yang tembus di bagian ini: 8 dari 18

Satu tim mulai dengan keunggulan (+) atau ketertinggalan (−) gol yang ditambahkan ke selisih golnya. AH1 adalah tuan rumah, AH2 tim tamu. Pasaran berakhiran .5 selalu menang atau kalah; pada pasaran angka bulat, hasil yang pas di angka pasaran membuat taruhan kembali utuh. Pasaran seperempat seperti −0.25 membagi taruhan ke dua pasaran terdekat.

Selisih gol tuan rumah: +1. Tuan rumah menang selisih satu gol: taruhan AH1 −1 dan AH2 +1 sama-sama kembali.

Anda menang jika tuan rumah menang, uang taruhan kembali jika seri, dan Anda kalah jika tim tamu menang.

Ditulis DNB. Taruhannya sama dengan handicap Asia 0 (HDP 0).

Contoh 1–0: Tembus 1–1: Uang kembali 0–1: Meleset

Anda menang jika tim tamu menang, uang taruhan kembali jika seri, dan Anda kalah jika tuan rumah menang.

Contoh 0–1: Tembus 1–1: Uang kembali 1–0: Meleset

Tuan rumah mulai tertinggal setengah gol, jadi cukup menang. Seri berarti kalah, dan pasaran .5 tidak pernah mengembalikan taruhan.

Handicap juga sering ditulis HDP atau disebut voor.

Contoh 1–0: Tembus 1–1: Meleset 0–1: Meleset

Tuan rumah mulai unggul setengah gol, jadi tuan rumah menang atau seri berarti taruhan menang. Taruhan hanya kalah jika tim tamu menang. Hasilnya sama seperti 1X.

Artinya tuan rumah mendapat voor 1/2.

Contoh 1–1: Tembus 0–0: Tembus 0–1: Meleset

Tuan rumah mulai tertinggal satu gol. Menang selisih dua gol atau lebih berarti taruhan menang, menang tepat satu gol berarti uang kembali, selain itu kalah.

Artinya tuan rumah memberi voor 1.

Contoh 2–0: Tembus 2–1: Uang kembali 1–1: Meleset

Tuan rumah mulai unggul satu gol. Tuan rumah menang atau seri berarti taruhan menang, tim tamu menang satu gol berarti uang kembali, tim tamu menang lebih besar berarti kalah.

Artinya tuan rumah mendapat voor 1.

Contoh 1–1: Tembus 0–1: Uang kembali 0–2: Meleset

Tuan rumah mulai tertinggal satu setengah gol, jadi harus menang dengan selisih dua gol atau lebih. Hasilnya sama seperti H1.

Artinya tuan rumah memberi voor 1 1/2.

Contoh 2–0: Tembus 3–1: Tembus 2–1: Meleset

Tuan rumah mulai unggul satu setengah gol. Taruhan menang kecuali tim tamu menang dengan selisih dua gol atau lebih.

Artinya tuan rumah mendapat voor 1 1/2.

Contoh 0–1: Tembus 1–1: Tembus 0–2: Meleset

Tuan rumah mulai tertinggal dua setengah gol, jadi harus menang dengan selisih tiga gol atau lebih.

Artinya tuan rumah memberi voor 2 1/2.

Contoh 3–0: Tembus 4–1: Tembus 2–0: Meleset

Tuan rumah mulai unggul dua setengah gol. Taruhan menang kecuali tim tamu menang dengan selisih tiga gol atau lebih.

Artinya tuan rumah mendapat voor 2 1/2.

Contoh 0–2: Tembus 1–3: Tembus 0–3: Meleset

Tim tamu mulai tertinggal setengah gol, jadi cukup menang. Seri berarti kalah, dan pasaran .5 tidak pernah mengembalikan taruhan.

Artinya tim tamu memberi voor 1/2.

Contoh 0–1: Tembus 1–1: Meleset 1–0: Meleset

Tim tamu mulai unggul setengah gol, jadi tim tamu menang atau seri berarti taruhan menang. Taruhan hanya kalah jika tuan rumah menang. Hasilnya sama seperti X2.

Artinya tim tamu mendapat voor 1/2.

Contoh 1–1: Tembus 0–0: Tembus 1–0: Meleset

Tim tamu mulai tertinggal satu gol. Menang selisih dua gol atau lebih berarti taruhan menang, menang tepat satu gol berarti uang kembali, selain itu kalah.

Artinya tim tamu memberi voor 1.

Contoh 0–2: Tembus 1–2: Uang kembali 1–1: Meleset

Tim tamu mulai unggul satu gol. Seri atau tim tamu menang berarti taruhan menang, tuan rumah menang satu gol berarti uang kembali, tuan rumah menang lebih besar berarti kalah.

Artinya tim tamu mendapat voor 1.

Contoh 1–1: Tembus 1–0: Uang kembali 2–0: Meleset

Tim tamu mulai tertinggal satu setengah gol, jadi harus menang dengan selisih dua gol atau lebih. Hasilnya sama seperti H2.

Artinya tim tamu memberi voor 1 1/2.

Contoh 0–2: Tembus 1–3: Tembus 1–2: Meleset

Tim tamu mulai unggul satu setengah gol. Taruhan menang kecuali tuan rumah menang dengan selisih dua gol atau lebih.

Artinya tim tamu mendapat voor 1 1/2.

Contoh 1–0: Tembus 1–1: Tembus 2–0: Meleset

Tim tamu mulai tertinggal dua setengah gol, jadi harus menang dengan selisih tiga gol atau lebih.

Artinya tim tamu memberi voor 2 1/2.

Contoh 0–3: Tembus 1–4: Tembus 0–2: Meleset

Tim tamu mulai unggul dua setengah gol. Taruhan menang kecuali tuan rumah menang dengan selisih tiga gol atau lebih.

Artinya tim tamu mendapat voor 2 1/2.

Contoh 2–0: Tembus 3–1: Tembus 3–0: Meleset

Kedua tim mencetak gol (BTTS, GG/NG)

Tips yang tembus di bagian ini: 2 dari 3

Yang penting hanya apakah setiap tim mencetak gol, bukan siapa yang menang.

Tuan rumah2
Tamu1

Kedua tim mencetak gol, jadi BTTS tembus.

Setiap tim mencetak minimal satu gol. Siapa yang menang tidak penting.

Juga ditulis GG, BTTS, atau BTTS Yes.

Contoh 1–1: Tembus 2–1: Tembus 2–0: Meleset 0–0: Meleset

Setidaknya satu dari dua tim mengakhiri laga tanpa gol.

Juga ditulis NG, No BTTS, atau BTTS No.

Contoh 0–0: Tembus 3–0: Tembus 1–1: Meleset

Dua syarat sekaligus: setiap tim mencetak gol dan laga menghasilkan minimal tiga gol.

Contoh 2–1: Tembus 1–1: Meleset 3–0: Meleset

Total gol (over/under)

Tips yang tembus di bagian ini: 3 dari 6

Jumlahkan gol kedua tim. Pasarannya berakhiran .5, jadi total gol tidak mungkin pas di garis: hasilnya pasti over atau under.

Total gol: 3.

Minimal 2 gol dalam laga.

Pasaran over/under juga ditulis O/U.

Contoh 1–1: Tembus 2–0: Tembus 1–0: Meleset

Minimal 3 gol dalam laga.

Juga ditulis +2.5 atau O2.5.

Contoh 2–1: Tembus 3–0: Tembus 1–1: Meleset

Minimal 4 gol dalam laga.

Contoh 3–1: Tembus 2–2: Tembus 2–1: Meleset

Maksimal 1 gol dalam laga.

Contoh 0–0: Tembus 1–0: Tembus 1–1: Meleset

Maksimal 2 gol dalam laga.

Juga ditulis −2.5 atau U2.5.

Contoh 1–1: Tembus 2–0: Tembus 2–1: Meleset

Maksimal 3 gol dalam laga.

Contoh 2–1: Tembus 3–0: Tembus 2–2: Meleset

Gol tim

Tips yang tembus di bagian ini: 3 dari 4

Berapa gol yang dicetak satu tim, apa pun hasilnya.

Tuan rumah2
Tamu1

Satu batang: HS / AS tembus. Dua batang: HS2+ / AS2+ juga tembus.

Tim tuan rumah mencetak minimal satu gol, apa pun hasilnya.

Contoh 1–3: Tembus 1–0: Tembus 0–1: Meleset

Tim tamu mencetak minimal satu gol, apa pun hasilnya.

Contoh 2–1: Tembus 0–1: Tembus 2–0: Meleset

Tim tuan rumah mencetak minimal dua gol.

Contoh 2–2: Tembus 3–0: Tembus 1–0: Meleset

Tim tamu mencetak minimal dua gol.

Contoh 1–2: Tembus 0–3: Tembus 3–1: Meleset

Istilah NerdyTips

Kata-kata yang kami pakai di situs, agar Anda tahu persis apa yang Anda baca.

Skala kepercayaan kami berjalan dari 0 sampai 10. Mulai dari 9, sebuah tips menjadi Banker.

Seberapa yakin model kami pada sebuah tips, dalam skala 0 sampai 10.

Tips dengan tingkat kepercayaan 9 atau lebih. Anda bisa menemukannya setiap hari di halaman Prediksi Jitu kami.

Pasaran yang paling diyakini model kami untuk sebuah laga, misalnya 1X, GG, atau over 1.5.

Parlay yang disusun AI kami setiap hari dari pilihan terkuatnya, di halaman Prediksi Jitu kami.

Konversi Odds Masukkan odds dalam format apa pun, misalnya 1.85, 5/4, atau +150, lalu lihat odds itu di semua format lain beserta probabilitas tersiratnya.

Taruhan hanya untuk orang dewasa (18+). Bertaruhlah hanya dengan uang yang sanggup Anda relakan.